Cara Proses Pembuatan Velg Mobil

No Comments

Pembuatan Velg Mobil-Casting merupakan proses pencetakan (menggunakan mould bentuk velg sesuai desainnya) melalui penuangan aluminium yang dilelehkan. Semudah itu definisinya, tetapi dari hasilnya bisa kita lihat banyak velg legenda yang telah dihasilkan.

Cara Membuat Velg Mobil

GRAVITY CASTING

Gravity casting merupakan proses casting paling basic, yaitu cuma dengan menuangkan lelehan aluminium ke dalam cetakan dengan memanfaatkan gravitasi bumi untuk memenuhi cetakannya. Jadi kunci utama adalah di desain cetakan yang benar-benar memperhitungkan arah gravitasi sehingga kepadatan bentuk bisa diperoleh. Keuntungannya jelas: harga produksi lebih mur

Cara membuat velg mobil

Cara membuat velg mobil

ah.Karena desain seperti inilah yang  tidak bisa mengakomodir faktor “weight reduction”, karena kepadatan hasil gravitasi sangat membutuhkan lelehan dalam jumlah yang cukup banyak, yang otomatis akan menambah berat velg mobil. Kepadatan aluminium juga tidak bisa diatur sedemikian rupa, udara masih mudah ikut tercampur . Maka biasanya justru proses model seperti inilah yang akan menambah berat velg mobil jika anda ingin menambah kekuatan yang lebih lagi.Produsen kawakan seperti Velg mobil Enkei sendiri sampai saat ini masih melakukan proses 1-piece casting ini, tetapi dengan berbagai modifikasi yang dikembangkan.

LOW PRESSURE CASTING

Low pressure casting menggunakan tekanan tambahan untuk melakukan penuangan lelehan aluminium ke dalam cetakan Velg mobil , sehingga proses penuangan lebih akurat dan kondisi aluminium bisa lebih padat di bandingkan gravity casting. Tekanan bisa didapat dari pemutaran cetakan itu sendiri, ada juga yang dibantu beberapa alat. Dengan harga produksi yang tidak jauh dari gravity casting, proses casting tekanan rendah ini sekarang menjadi sangat umum. Beberapa produsen velg mobil juga telah mengembangkan proses ini dengan berbagai alat dan ukuran tekanan masing-masin , demi menciptakan velg yang lebih ringan. Tentunya biaya pengembangan proses ini juga akan berpengaruh kepada harga velg nya yang tentunya saja akan naik juga 😀

Spun-Rim, Flow-Forming atau Rim Rolling Technology

Ini salah satu pengembangan dari  low pressure  casting; dengan menggunakan sebuah mesin khsuus yang memutar casting awal; memanaskan bagian terluar casting nya; kemudian menggunakan tekanan roller baja sehinggga meenghasilkan bentuk akhir velg. Kombinasi panas, tekanan dan pemutaran itu menghasilkan penampang velg yang kuat — hampir mirip dengan forged, tapi dengan biaya lebih murah. Banyak velg mobil yang menggunakan proses metode ini berhasil mencapai ‘cita-cita’ light wheel dengan cost yang masuk akal, walaupun gak murah. Velg mobil BBS sudah menggunakan teknologi ini untuk lini F1 dan Indy Cars nya. Contoh tipe aftermarket nya adalah BBS RC. Velg mobil Enkei juga telah mencoba teknik ini, seperti di Enkei J Speed 3 nya. Bahkan sebenarnya, MAT (The Most Advanced Technology) nya velg mobil Enkei ini merupakan pengembangan dari teknologi ini.

Forged

Mesin forging yang computerized,

detailnya akurat!

Tidak ada lawan, inilah teknologi yang paling mutakhir dalam pengerjaan velg mobil 1 piece. Forging merupakan proses memampatkan billet aluminium solid dengan penekanan yang ekstrim. Dan Hasilnya, sebuah produk aluminium yang sangat padat, kuat dan sangat ringan. Tapi faktor biaya peralatan, pengembangan dan proses, membuat cara ini tidak banyak yang mampu melakukannya. Maka jadilah ekslusifitas, harga melambung walaupun demand tetap tinggi.

Proses Forging (sumber: AMG Australia)

Semi forging

Secara teori, beberapa pabrikan mengganggap teknologi Semi-Solid Forging (SSF) itu yang paling bagus, karena bisa menggabungkan kelebihan casting, khususnya dalam kemungkinan desain yang kreatif, dan kelebihan forging, khususnya untuk tujuan lightweight dan kekuatan. Tentunya harga juga akan lebih murah daripada forged. Salah satunya yang menerapkan ini adalah Velg mobil SSR (Speed Star Racing) di Jepang. Beberapa lini SSF yang terkenal antara lain SSR Type C, SSR Type F, SprintHart CPF.

Secara pembuatan, sebenernya masih dengan mekanisme casting, tapi dengan flow-forming khusus dan beberapa teknik lain, dia mengkompres struktur aluminium menyerupai forging.

Tipe Multi-Piece Wheels

Enkei Sport RCS,salah satu contoh 2 pieces-welded construction. Bagian tengah velg dibuat terpish,kemudian di las ke rim/bibir velgVelg tipe ini menggunakan 2 atau 3 komponen terpisah yang dirakit menjadi satu wujud velg.

Pada umumnya multi-piece wheels menerapkan lebih dari 1 metode pembuatan. Misalnya, bagian tengah dibuat secara casting atau forged, sedangkan lingkar pinggir velg nya dibuat dengan sistem spun dari bahan aluminium. Komponen terpisah tersebut kemudian dibaut, di-sealant atau dilas (welded) menjadi satu.

More from our blog

See all posts
No Comments

Leave a Comment